Khamis, 27 September 2012

Sensible driver or setan jalanraya

Its quite sometime i'm being observing our Malaysian motorist and cyclist...some of them are extra-carefull-don't-even-dare-going-beyond-40km/hr...some of them aku-pedulik-hape-jalan-ni-aku-nak-guna...

I thought this phenomenon only occurred to non civillise ex komunis developing town right here but it occurred everywhere...spreading like wild fire...some of them are sensible but most of them are not...

Ever in a day you cursing on someone suddenly drove out from junction meanwhile you've just inch from them...or somebody driving ever so slowly during morning rushing only to find out he/she was speaking on the phone when you finally overtake them...or to a woman driver who drove extra carefull nak bawak kereta pun tak confident..( the later is very dangerous driver...should avoid them coz highly risking to get you into an accident)...

Talking or texting on phone during driving is a big no-no...US is  now banning usage of phone while driving..should we learn something from them...bukan sahaja buat orang rage time nak cepat nak pergi sesuatu tempat tapi sangat la bahaya...tapi kajian mendapati bila anda jawab telefon atau texting ia menyebabkan anda hilang tumpuan masa driving..fatal accident can occured...kita ni konon masyarakat berbudi bahasa...time atas jalan mana pergi semua tu...

Owner kereta pasang lampu putih...lampu isyarat kiri kanan pun warna putih...kalau malam maybe boleh perasan kalau sian lak camno plak tu...satu lagi lampu putih menyebabkan orang yang photosensitif hilang tumpuan...korang nak buat menda ni seme tak piki orang lain...ikut nafsu sendiri je...tu yang jadi banyak yang mati katak/oku secara sia-sia je...so korang pilih la sendiri nak jadi pembunuh or pemandu yang berhemah...ingat orang lain pun nak guna jalan tu bukan nko sorang je


Tiada ulasan:

Catat Ulasan